Implementation of the Sheep Investment Program Innovation in Suco Village, Mumbulsari District, Jember Regency
DOI:
https://doi.org/10.63232/ssh.v3i2.111Kata Kunci:
implementasi, inovasi digital, Implementasi Dana Desa; Pemberdayaan Masyarakat; Kesejahteraan Sosial EkonomiAbstrak
This study aims to describe the implementation of the Sheep Investment Tourism Program in Suco Village as an innovative economic development initiative based on local potential. The program integrates community investment, sheep farming, and educational tourism to improve the welfare of rural communities. The research focuses on investment management, the organization of farmer groups, livestock management, and the profit-sharing system. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and were analyzed interpretively to examine the program's implementation process as well as its supporting and inhibiting factors. The findings indicate that the Sheep Investment Tourism Program has contributed to community empowerment and the strengthening of the village economy through collaboration among the village government, farmer groups, and community members as investors. However, the program continues to face challenges related to management transparency, managerial capacity, and long-term sustainability. Therefore, strengthening the management system and enhancing accountability are essential to ensure the program's sustainable development.
Unduhan
Referensi
Adawiyah, P. R. (2018). Inovasi dalam pelayanan publik di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Banyuwangi. POLITICO, 18(2), 265–275.
Angin, R., & Adawiyah, P. R. (2023). Population and civil registration public services digital transformation during the COVID-19 pandemic. Journal of Government and Civil Society, 7(1), 140–158.
Ardiansyah, R. (2022). Pengelolaan desa wisata berbasis peternakan sebagai daya tarik wisata edukasi. Jurnal Pariwisata Nusantara, 4(2), 45–58.
Edwards III, G. C. (1980). Implementing public policy. Washington, DC: Congressional Quarterly Press.
Edwards III, G. C. (2003). The public policy process (3rd ed.). Boston, MA: Houghton Mifflin.
Fauzan, S., Wulandari, D., Saputra, S., & Nofriansyah, N. (2025). Pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal sebagai upaya pemberdayaan masyarakat Desa Samar, Tulungagung.
Hulfa, I., Ulya, B. N., & Minanda, H. (2025). Pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat lokal di Desa Wisata Batujai Lombok Tengah. Journal of Responsible Tourism, 5(2), 1271–1282.
Kurniawan, A. R., Suganda, D., & Hadian, S. D. (2019). Model desa pariwisata berbasis peternakan sapi perah. Tornare: Journal of Sustainable Tourism Research, 1(1), 1–6.
Lepar, B., & Sari, W. (2024). Strategi pengembangan SDM untuk keberlanjutan Desa Wisata Cikolelet di Banten. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan, 2(1), 15–25.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 1–10.
Ningtyas, V. N. C., & Angin, R. (2024). Inovasi menuju transformasi digital dalam pelayanan publik: Kajian Sistem Manajemen Pelayanan Desa (SIMPEDA) di Desa Balung Lor. Pubmedia Social Sciences and Humanities, 1(3), 11–11.
Sutrisno, E. (2018). Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan desa. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 22(3), 201–214.
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488.
Wicaksono, I. W., & Ilmi, M. R. (2022). Implementation of Daily Services for Jember Population Administration Lahbako (Daily Service for the Jember Population Administration) in Ambulu District. POLITICO, 22(1), 24–36.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 SS&H: Studies in Social Sciences and Humanities

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan SS&H: Studies in Social Sciences and Humanities hak publikasi dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepengarangan dan publikasi karya dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasinya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) setelah proses publikasi, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
Firra Septianti Ananditya